
Terus melangkah maju, Chiara
Chiara Indira Arthawidya, namaku dengan nama terakhir yang merupakan nama ayahkuāuntuk mengingatnya, dan untuk mengenang ia yang tak pernah aku temui.

Tentang diriku,
Tidak ada yang terlalu hebat darikuātapi jika kau mau tahu, aku akan mulai dari biodataku dulu. Aku lahir dan besar di Jakarta, sang ibukota. Tanggal lahirku adalah 14 April, atau beberapa orang menyebutnya Black Day? Saat itu, aku akan berumur 25 tahunāeh, sebentar, aku sudah sedewasa itu, ya? Rasanya umurku berhenti di 19 tahun, tahu!Setelah aku mendapatkan gelar S1 penuh tangis itu, aku mencoba untuk mendaftar CPNS awalnya, namunāyah, kau tahu betapa sulitnya ujian itu. Sehingga aku akhirnya mendaftar pekerjaan sebagai staff biasa di perusahaan media swasta di Jakarta, dan ternyata aku diterima! Sudah mau tahun ke-2 aku bekerja dengan posisi yang sama, jadi sekarang aku tengah berdoa semoga saja aku bisa naik gaji, maksudnyaānaik jabatan, haha. Aku ingin bisa berguna dan membantu perkembangan perusahaan ke arah yang lebih baik. (Bohong besar)Apa? Kau ingin tahu tentang keluargaku? Boleh saja, haha. Tapi tidak ada yang spesial, sih. Aku besar tanpa ayah, tapi aku dekat dengan sepupuku yang umurnya nyaris dua kali umurkuādan rasanya dia seperti ibu keduaku saat ibu masih sibuk bekerja untuk menghidupiku dan dirinya. Kami cukup dekatāatau setidaknya, sampai hari terakhirnya, meninggalkan anak yang tak begitu kukenal selain wajahnya yang mirip dengannya. Hingga saat ini, sejujurnya aku masih merindukannya.Bagaimana dengan ibuku? Ia masih sehat, kok! Saat ini juga aku masih tinggal dengannya walau justru akhir-akhir ini aku yang sering ditinggal olehnya. Ia sudah pensiun dari pekerjaannya sejak aku menginjak semester terakhir, dan kini ia hanya sibuk dengan kegiatan sehari-hari dengan perkumpulan ibu-ibu yang sepantaran dengannya. Jadi walau umurnya telah menginjak masa senja, ia tetap aktif, loh. Jangan remehkan beliau, ya, hehe!DAN TOLONG JANGAN TANYA APA DIA SERING BERTANYA TENTANG MENANTU, KARENA SUDAH SANGAT SERING. AKU PUSING. DAN KALAU DITANYA, AKU JUGA MAU T___T
Fakta unik diriku,
Sebetulnya tidak banyak, tapi aku akan merangkumnya di bawah iniāah, tapi ini yang terpikir saja, ya. Mungkin kau akan bertemu yang lainnya saat berbincang langsung denganku. Aku sebetulnya payah dalam mendeskripsikan diri (haha).
⢠Aku sempat punya kucing sejak aku SMP, namanya Luna. Tapi ia sudah meninggal saat aku masuk kuliahāaku menangis seminggu saat itu terjadi.
⢠Aku sangat takut kurang menikmati genre horror... Hantu, atau penampilan mengerikan secara eksplisit. Kalau bisa, aku ingin menghindarinya.
⢠Aku adalah mantan ketua dari ekstrakurikuler paduan suara saat aku SMA, dan aku masih ingat berapa menyenangkannya itu. Huft, kenapa sekarang aku sudah dewasa, ya...
⢠Aku bisa mengendarai mobil, dan aku pun memiliki satu. Sebetulnya itu adalah mobil hadiahku karena berhasil masuk kuliahāya, betul, waktunya bertabrakan dengan kematian Luna. Tahun itu betul-betul penuh kejutan!
⢠Aku bisa membuat kue kering, loh. Hasil dari kelas tata boga, dan aku kadang membuatnya untuk ibu dan tante katanya sih, enak, ya. Tapi belum pernah diberikan pada siapapun selain mereka. Semoga saja tidak sekedar omong manis...
⢠Aku memiliki kelemahan dalam menahan yang manis, dan itu sangat berpengaruh pada berat badanku. Ah, kau bertanya berapa berat badanku? PRIVASI WANITA!

Relasi yang kumiliki,
Akan ditambahkan saat terisi, mohon ditunggu! ā”
Kala berinteraksi,
Ada baiknya untuk menyimak tentang beberapa informasi yang dibuat oleh penulisku terlebih dahuluāagar tidak ada kesalahpahaman dan miskomunikasi antar penulis. Aku izin untuk memberikan beberapa poin darinya, ya!
⢠Karakter Chiara Indira Arthawidya adalah tokoh fiksi yang meninjam wajah Rosa dari game Tears of Themisādibuat oleh penulis semata-mata untuk keperluan menulis, sehingga penulis tidak memiliki rencana untuk mengambil hak ciptanya.
⢠Akan sedikit selektif dalam bermutual, contohnya untuk akun yang dengan eksplisit meminta untuk memberlakukan bub, pengguna FC 3D, dan akun LEWD, maka akan penulis bub dan/atau menolak untuk bermutual.
⢠Silakan untuk mengetuk pesan pribadi penulis bila ingin berinteraksi dengan diskusi terlebih dahulu. Penulis tidak akan menggigit, kok.
⢠Mayoritas akan menulis dalam INDONESIA, namun saya tidak akan menolak jikalau diajak untuk melakukannya dengan Inggis.

Untuk yang terakhir,
Aku tidak akan pernah berhenti untuk menjadi bahagia, karena aku akan menjadi kebahagiaan ituāentah untuk siapapun itu.